Breaking

Thursday, March 22, 2018

MotoGP 2018: Terjatuh di Qatar, Alex Rins Marah Besar

Ocean News , Alex Rins mengaku sangat marah usai gagal finis di MotoGP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Losail, Minggu (18/3/2018). Dia terjatuh di lap ke-13 dari 22 lap yang dilombakan.
Pembalap Suzuki Ecstar itu sedang bersaing dengan Danilo Petrucci untuk memperebutkan posisi keenam di MotoGP Qatar. Namun kengototan dia malah berujung jatuh.
"Saya memulai balapan dari posisi keenam, hasil terbaik saya. Lalu, feeling saya dengan gigi tidak begitu baik saat memulai balapan dan kami kehilangan momen," ujar Rins seperti dikutip crash.
Karena start buruk, Rins terlempar ke posisi sembilan. Namun lama-lama, Rins sukses mendekati Andrea Dovizioso sebelum pembalap Ducati itu melesat dari posisi keenam menuju posisi empat. Pada akhirnya, Dovizioso menjadi juara di MotoGP Qatar usai menyalip Marc Marquez di lap terakhir.
"Saat saya menempel Dovizioso, saya tidak ngotot. Itu tidak mudah, tapi tidak ngotot. Saat dia menyalip di trek lurus, saya tak mungkin mengejarnya. Saya gagal maksimalkan rem di balapan tadi," ujarnya.
Di sisi lain, Rins mengaku sangat marah dengan kegagalan ini. Dia meyakini bisa merebut posisi keenam jika bisa menjaga 0,9 atau 0,10 dari pembalap terdepan.
"Kami punya potensi untuk mendapatkan finis lebih baik. Saya marah. Saya ingin belajar lebih banyak dan saya yakin kami punya potensi lebih mendekat ke posisi di depan," katanya.
"Saat saya bersaing dengan Petrucci untuk posisi keenam, saya lalu terjatuh. Saya tak melakukan kesalahan besar, seperti di Valencia contohnya saat saya memulai dengan gigi dua."
Meski terjatuh dan gagal mendapatkan poin, Rins yang menggunakan Suzuki GSX-RR masih mendapatkan sisi positif. Tim mekanik melihat ada beberapa kemajuan yang didapatkan Rins di beberapa area.
"Saat balapan saya melihat kami sangat kompetitif di tikungan cepat dan saat keluar dari tikungan lambat. Pada dasarnya kami punya motor yang stabil. Kami punya motor yang seimbang, ujarnya.


Post a Comment