Breaking

Saturday, February 17, 2018

‘Moge’ Asal Australia Ini Bakal Mendarat di Indonesia

Jakarta, Ocean News - Pasar roda dua di Tanah Air terus dipandang sebagai ‘lumbung’ paling menggiurkan bagi negara-negara produsen sepeda motor di dunia.
Lihat saja, pabrikan Jepang menjadi yang paling ‘moncer’ dalam menjajakan produk-produknya di Indonesia. Mulai dari Honda, Suzuki, Kawasaki, hingga Yamaha.
Begitu pun dengan motor lansiran Tiongkok, macam Jialing dan sebagainya, dengan model yang terbilang banyak meniru pabrikan-pabrikan besar di atas.
Sialnya, saking ketatnya persaingan plus aftersales-nya yang ‘asal-asalan’, membuat motor-motor tersebut harus pupus dimakan jaman.
Lalu, bagaimana dengan pertumbuhan motor-motor dengan kubikasi mesin besar di Tanah Air? Tetap masih menjanjikan.
Toh hingga kini, merek-merek seperti Harley-Davidson, Indian dan Victory, serta Triumph,
masih ‘tenang’ berbisnis di Indonesia.
Soal Victory Motorcycle memang sudah tidak lagi beredar di dunia termasuk Indonesia. Pasca
Polaris Industries Inc. resmi menutup seluruh jalur produksi moge di pabrik Spirit Lake, Iowa, pada Januari 2017 lalu.
Ada juga pemain moge lain disegmen berbeda yang masih bercokol. Yaitu Ducati, MV Agusta, Cleveland Cyclewerks, hingga motor lansiran India, Royal Enfield.
Bahkan semua merek moge ini berkomitmen untuk memberikan layanan purna jual terbaik.
Masih ada satu lagi pemain lain yang ingin mencoba peruntungannya di pasar Indonesia. Adalah Hunter Motorcycles, motor asal Australia ini siap ‘berjibaku’ ditengah sengitnya motor-motor berkubikasi mesin menengah di Tanah Air.
Saat ditemui ROCKOMOTIF di Jakarta, Sabtu (10/2) lalu, Boyke Nitipradja selaku Dealer Liason Hunter Motorcycles di Indonesia menuturkan bahwa kehadiran ‘moge’ rakitan Negeri Tirai Bambu ini untuk meramaikan pasar roda dua di Tanah Air.
Namun, pria yang pernah membidani lahirnya Victory Motorcycles di Indonesia, ini mengakui bahwa motor ini kelak tidak akan ambisius untuk mencuri konsumen dari merek-merek serupa di sini.
“Kami hanya ingin memberikan pilihan kepada konsumen pasar motor ber-cc menengah, dengan menyediakan motor dengan yang reasonable plus kualitas yang baik. Jangan lupa, low maintenance loh!” kata Boyke.
Dijadwalkan bakal mendarat di Indonesia Maret 2018, unit-unit yang hadir memang merupakan model yang akan menjalani proses homologasi. Kelak hanya ada empat tipe dari enam model yang diboyong untuk konsumen di Tanah Air.
Yaitu Hunter Spyder 350 cc, Bobber 350 cc, Cafe Racer 350 cc, serta Daytona 350 cc. Sementara di ‘tanah kelahirannya’ sendiri masih ada dua model lagi, yakni Cruiser dengan mesin 250 cc dan 350 cc, dan Sniper TT.
Berdasarkan peta dilapangan, nantinya Hunter Motorcycles bakal ‘bertatap muka’ langsung dengan Royal Enfield hingga Cleveland Cyclewerks. Ini didasari dari harga jual ke konsumen.
“Kami membanderol produk-produk Hunter Motorcycles direntang harga Rp 62 juta – Rp 74 juta, dengan kondisi off the road Jakarta. Nantinya, head office berada di Bali dengan showroom perdana di Jakarta,” tutup Boyke.

Sumber :ROCKOMOTIF
Post a Comment