Breaking

Wednesday, December 5, 2018

December 05, 2018

Ducati Recall 1.663 Unit Panigale V4


Ocean News, JakartaDucati Amerika Utara menarik kembali atau recall Panigale V4, V4 S, dan V4 S Speciale dengan keluaran tahun 2018-2019. Penarikan tersebut berasal dari sistem pendingin oli pada Panigale V4, yang mengalami kebocoran pada saluran output.
Menurut dokumen recall NHTSA, saluran output pendingin oli bisa mengalami keretakan selama penggunaan ekstrim, seperti ketika superbike 1,103cc digunakan pada trek balap. Penarikan kembali akan dilakukan pada 1.663 unit Ducati Panigale V4. Kasus kebocoran ini pertama kali terlihat di pasar Eropa, dokumen penarikan Ducati mengatakan bahwa masalah ini dapat terlihat sebagai kebocoran oli kecil, dan jika kebocoran tidak ada, sepeda motor bisa segera dibawa ke dealer terdekat dengan RPM rendah.
Untuk mengatasi masalah ini, Ducati akan menginformasikan kepada pemilik yang terkena dampak, dan dealer Ducati akan mengganti pendingin oli, gratis. Penarikan ini akan dilakukan mulai 24 Januari 2019.
Ducati Panigale V4 R 2019 akan diluncurkan pada ajang EICMA 2018 di Milan, Italia. Motor super sport ini menggunakan mesin Desmosedici Stradale R 998 cc yang merupakan mesin balap WSBK. Suspensi menggunakan ร–hlins dipadukan seluruh bodi yang dirancang dengan aerodinamis Ducati. Motor ini mampu menyemburkan 221 hp pada 15.250 rpm dan torsi 112 Nm pada 11.500 rpm. Menggunakan knalpot Akrapovic, sehingga output tenaga diklaim dapat melompat menjadi 234 hp pada 15.500 rpm. Limit mesin Desmosedici Stradale R adalah pada 16.000 rpm, dan bisa bergeser ke 16.500 rpm di gigi keenam. (ADY)

Monday, December 3, 2018

December 03, 2018

Gadis Cilik 'Seruduk' PCX Baru Hingga Ambruk

Ocean News, Jakarta Memiliki kendaraan dalam kondisi yang terus terawat adalah impian banyak orang. Apalagi jika kendaraan tersebut dibeli dalam kondisi baru.
Alangkah hancurnya hati sang pemilik, jika mengetahui mobil atau sepeda motornya rusak bukan karena kesalahan mereka. Seperti yang terjadi pada video di bawah ini.Dilansir dari laman Instagram @riweuh.id, Senin 3 Desember 2018, sebuah sepeda motor Honda PCX keluaran terbaru ambruk gara-gara terseruduk motor lain.
Peristiwa bermula saat seorang ibu beserta anaknya yang masih balita hendak masuk ke area parkir dengan mengendarai motor matik. Dalam keterangan tayangan itu, disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Denpasar, Bali.
Karena area parkir lumayan padat, maka ibu tersebut meminta anaknya untuk turun terlebih dulu, agar ia mudah memposisikan motor ke ruang parkir yang tersedia.
Sayangnya, ia tak memerhatikan cara gadis cilik tersebut turun dari motor. Karena tubuhnya masih mungil, maka anak tersebut membutuhkan sesuatu sebagai pegangan. Dan secara refleks, memilih sisi kanan dari setang motor.
Tanpa disadari, tangan mungil itu memutar tuas gas, sehingga motor melaju tanpa kendali ke arah depan. Dua motor yang ada di hadapannya, salah satunya PCX, langsung ambruk.
Gadis cilik itu juga jatuh tersungkur, sementara ibunya berusaha menahan agar motornya tidak ambruk, namun tidak berhasil. Tak lama kemudian, warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu langsung datang untuk memberi pertolongan



Monday, November 26, 2018

November 26, 2018

Menangkal Isu PKI, Kemendikbud Akan Hidupkan Kembali Pelajaran PMP

Ocean News, Jakarta - Isu Partai Komunis Indonesia kembali mencuat di tahun politik, bahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi jadi sasaran hoaks isu PKI.
Untuk meredam isu PKI ini, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano berencana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP).
"Ya nanti kita ada rencana mengubah kembali ke PMP. Ini sedang dibuat pendidikan moral Pancasila. PMP kita akan kembalikan lagi. Karena ini banyak yang harus dihidupkan kembali," ucap Supriano di kantornya, Jakarta, Senin (26/11/2018).
Dia menegaskan, dengan menghidupkan nilai-nilai Pancasila. Baik guru maupun anak didik akan mengingat kembali betapa luar biasanya Pancasila.
"Bahwa Pancasila ini luar biasa buat bangsa kita. Itu mungkin yang akan kita lakukan," jelas Supriano.
Namun saat ini, kata dia, kapan dimulai dan jenis metodenya masih dibahas.
"Ini masih dibahas. Kita akan bahas," pungkasnya.
Hoaks Jokowi PKI
Jokowi kembali menyinggung maraknya informasi bohong dan fitnah di media sosial memasuki tahun politik. Salah satunya, isu yang menyebutkan bahwa Jokowi merupakan aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI).
Ini disampaikan Jokowi saat membagikan 1.300 sertifikat tanah untuk warga Lampung Tengah di Lapangan Tenis Indoor Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jumat (23/11/2018).
"Coba lihat di medsos, Presiden Jokowi itu PKI. Fitnah-fitnah seperti itu," kata dia.
Jokowi menegaskan dia bukan aktivis PKI. PKI sudah dibubarkan pada 12 Maret 1966, sedangkan Jokowi baru dilahirkan 21 Juni 1961.
"Saat PKI dibubarkan saya baru 4 tahun. Kok bisa diisukan Jokowi aktivis PKI, masak ada PKI balita," ujarnya.
Selama empat tahun menjadi Presiden, Jokowi mengatakan dirinya selalu dikaitkan dengan PKI. Jokowi merasa kesal dan mencari siapa yang menyebar isu bohong tersebut.
"Ini yang kadang-kadang haduh… Mau saya tabok orangnya di mana, saya cari betul," kata Jokowi.
"Saya ini sudah 4 tahun digini-giniin sabar, sabar ya Allah, sabar, sabar. Tapi sekarang saya berbicara karena jangan sampai ada 9 juta orang percaya terhadap berita-berita begini," sambungnya.

Saturday, November 10, 2018

November 10, 2018

Insiden Tersambar Kereta Diatas Viaduk, Ini Kata Panitia Surabaya Membara

M Taufik Hidayat Ketua Komunitas Surabaya Membara
Ocean News, Surabaya - Sejumlah penonton tewas dan luka-luka di sela pertunjukan drama kolosal Surabaya Membara di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam. Para korban tersambar kereta api yang melintas saat menonton pertunjukan dari atas viaduk. Menanggapi insiden ini, Ketua Komunitas Surabaya Membara Taufik Monyonk alias M Taufik Hidayat mengatakan, tragedi itu terjadi di luar kendali panitia. Dia mengaku sudah mengingatkan berulang kali kepada para penonton di atas viaduk agar turun. "Kami sudah mengimbau berulang kali. Mereka hanya acungkan jempol. 
Di luar kendali kami karena lokasi yang kami siapkan di Jalan Pahlawan. Lepas rel di luar pengawasan kami, bahkan penonton sampai Pasar Turi," katanya. Baca juga: Surabaya Membara, Ini Identitas Korban Tewas dan Luka akibat Tersambar Kereta di Viaduk Taufik lalu mengaku bahwa jarak pandangnya sendiri tidak sampai ke arah viaduk. "Memang dua, tiga tahun lalu tidak ada kereta lewat, sampai selesai acara. Saya juga tidak tahu jadwal kereta lewat, kok tadi ada kereta lewat," tambahnya. Taufik menjelaskan, ini karena antusias masyarakat yang luar biasa besarnya sehingga mereka memaksa bisa menyaksikan drama kolosal dari tempat yang memungkinkan meski berbahaya.

PT KAI: Panitia Tidak Pernah Berkoordinasi Kejadian kecelakaan maut itu berlangsung saat prolog drama kolosal dibacakan. Taufik punya alasan pertunjukan tetap diteruskan meski pihak panitia sudah tahu adanya kecelakaan. "Teman-teman ini sudah bekerja keras, banyak teman dari daerah juga sudah latihan 1 bulan, banyak yang syok juga. Kasihan kalau tidak jadi tampil. Meski begitu pertunjukan yang asalnya 60 menit, jadi 40 menit," kata Taufik. Dia menambahkan, sebagai Ketua Komunitas Surabaya Membara, pihaknya menyampaikan turut berdukacita dan merasa khawatir beberapa korban di antaranya adalah adik-adiknya yang pernah mengikuti Surabaya Membara. 
M Taufik Hidayat Ketua Komunitas Surabaya Membara mengatakan, keputusan tetap melanjutkan gelaran Drama Kolosal Surabaya Membara, meski ada insiden maut, karena persiapan peserta sudah dari jauh hari. 

Menurut Taufik, akan lebih syok jika seluruh tim yang dari daerah yang sudah latihan sebulan tapi tidak jadi tampil. Meskipun tadi panitia memotong adegan drama yang seharunya 60 menit tapi dipotong 20 menit.

"Kami kan juga ada dari daerah, kami tetap melanjutkan karena mereka sudah latihan sebulan lebih, mereka akan lebih syok kalau tidak tampil," ujarnya di lokasi, Jumat (9/11/2018) malam.

Menurut Taufik, kejadian ini di luar kendali panitia. Karena lokasi acara berada di Jl Pahlawan depan Kantor Gubernur, tapi banyak yang ada di viaduk rel kereta api yang lepas dari pantauan panitia.

Pihak panitia kata Taufik, sudah berulang kali mengimbau agar penonton turun dari viaduk, atas bangunan pagar Museum Pahlawan, dan dari atas Kantor Gubernur Jatim. 

"Dua tahun lalu tidak ada kereta api lewat. Tahun ini kok ada, kami tidak tahu jadwal kereta api hari ini kapan melintas," katanya.

Taufik mengaku sangat berduka atas kejadian ini. Pihaknya akan menawarkan bantuan kepada para korban.

"Kami tentu berduka. Kalau bisa membantu, nanti kami akan temui korban. Kami juga harus ke pihak kepolisian," katanya. 
November 10, 2018

Surabaya :Erikawati Terjatuh dan Meninggal Setelah Terlepas Dari Genggaman Ibunya

Ocean News, Surabaya- Sahluki tak kuasa menahan sedih dan tiada henti melantunkan kalimat tauhid tatkala putrinya yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar itu, dipindahkan dari kamar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya ke mobil ambulans usai tragedi drama kolosal di viaduk Surabaya. Putrinya, Erikawati mengembuskan napas terakhir kalinya setelah terjatuh dari viaduk karena terlepas dari genggaman ibunya saat menonton Surabaya Membara.
Pria tersebut pun menceritakan tentang kejadian saat itu. Dia menuturkan, banyak orang yang menonton Surabaya Membara dari viaduk rel kereta api di Jalan Pahlawan Surabaya. Tiba-tiba, penonton drama kolosal di viaduk panik karena melihat kereta api datang. Masing-masing orang ingin menyelematkan diri. "Di tengah kerumunan orang yang panik, putri saya terlepas dari genggaman ibunya," kenang Sahluki.
Dia bersama istrinya, Liana, lantas terjatuh dari viaduk sempit setinggi 6 meter, karena terdorong para penonton lain yang ingin menyelamatkan diri. Tentunya, tanpa tahu di mana keberadaan sang buah hati ketika tragedi drama kolosal viaduk terjadi.
"Istri saya sekarang dirawat di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, karena ada bagian tulang di tubuhnya yang patah," ujar Sahluki seperti dilansir Antara.

BACA JUGA : Kronologi Insiden Penonton Terserempet Kereta Di Surabaya

Malam itu, Harijanto bergegas mencari kabar tentang putra bungsunya, Helmi Surowijaya. Sebab, pemuda 16 tahun tersebut sempat pamit kepadanya inging menonton drama kolosal Surabaya Membara di Tugu Pahlawan.
Hatinya tak tenang, apalagi dia mendapat kabar, ada tiga orang yang meninggal dalam insiden tersebut. Dia lalu menuju RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Ada korban meninggal yang ditandai sebagai Mr X, karena polisi tidak menemukan kartu identitas saat mengevakuasi jenazahnya. 
Ketika melihat jenazah Mr X, hati Harijanto runtuh. Dia tak menyangka, Mr X adalah anaknya sendiri. 
"Anak saya selepas maghrib tadi pamit mau nonton drama Surabaya Membara di Tugu Pahlawan," ujar sang ayah, Harijanto, saat mengurus kepulangan jenazah putranya di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
"Ini baru pertama kalinya anak saya nonton drama kolosal Surabaya Membara di Tugu Pahlawan. Dia nonton sendirian," ucapnya dengan nada lirih.
Satu lagi korban meninggal dunia dalam tragedi ini terindentifikasi bernama Bagus Ananda, warga Jalan Ikan Gurami, Surabaya.
Jasad remaja berusia 17 tahun itu pada Sabtu dini hari ini dipindahkan dari kamar mayat RSUD dr Soewandhie ke RSUD dr Soetomo Surabaya dan kemudian diambil keluarganya.
November 10, 2018

Kronologi Insiden Penonton Terserempet Kereta Di Surabaya

Ocean News, SurabayaPertunjukan drama kolosal Surabaya Membara yang digelar di sekitar Tugu Pahlawan dan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam membawa korban. 
Sebanyak tiga orang meninggal dan 20 lainnya tercatat mengalamai luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat drama kolosal Surabaya Membara baru sekitar 15 menit berlangsung. 
Sebelum drama kolosal dimulai, puluhan penonton sudah memenuhi bagian atas viaduk (jembatan kereta api di atas jalan raya) Jalan Pahlawan. Sebelum kereta melintas, kereta sudah membunyikan seruling peringatan dan mengurangi kecepatan dari 30 kilometer per jam menjadi 15 kilometer per jam. 

Saat klakson lokomotif berbunyi, penonton di bawah viaduk sudah berteriak-teriak agar penonton di atas viaduk segera turun. Saat kereta melintas dengan kecepatan rendah, penonton yang ada di atas viaduk saling berpegangan.

BACA JUGA :Erikawati Terjatuh Dan Meninggal Setelah Terlepas Dari Genggaman Ibunya

Laporan yang diterima PT KAI Daop 8, ada beberapa penonton yang berusaha melompat ke kereta karena kereta berjalan pelan. Diduga karena kehilangan keseimbangan dan tersenggol badan kereta api, beberapa penonton terjatuh ke bawah dari ketinggian sekitar 7 meter. Penonton yang terjatuh sebagian ada yang mengalami patah tulang. Korban meninggal ada yang terlindas kereta api. 

Polisi mencatat ada 3 korban. Para korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr Soetomo, RSUD Soewandhie dan RS PHC Tanjung Perak Surabaya. Saat peristiwa terjadi, drama kolosal Surabaya Membara tetap berlangsung. (Ady)

Thursday, November 8, 2018

November 08, 2018

Sayap Lion Air Tabrak Tiang Lampu Bandara Bengkulu

Ocean News,  pesawat Lion Air kembali mengalami insiden. Kali ini pesawat berlogo singa merah dengan rute Bengkulu-Jakarta menyenggol tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, Rabu, 7 November 2018.
Tidak ada korban dalam musibah ini. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh penumpang diturunkan. Mereka pun dijanjikan diterbangkan dengan pesawat lain dengan tujuan Jakarta.

Pesawat Lion Air kembali mengalami insiden. Lion Air Bengkulu-Jakarta gagal terbang malam ini karena diduga menyenggol tiang saat akan terbang.
"Pesawat Batik Air yang kami tumpangi tertunda terbang karena ada insiden kecil pesawat Lion Air yakni menyenggol tiang sehingga menyebabkan sayap kiri pesawat Lion Air tujuan Bengkulu-Jakarta batal berangkat malam ini," tulis seorang warga net bernama Romidi Karnawan di akun medsosnya.
Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro membenarkan kejadian tersebut. (ADY)

Saturday, November 3, 2018

November 03, 2018

Honda Gold Wing, yang dibanderol Rp 1,05 miliar


Ocean NewsJakarta - Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) memamerkan motor gede (moge) dengan harga fantastis. Berdasarkan pantauan di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS 2018), Jumat, 2 November 2018, inilah sepeda motor dengan harga paling mahal.
Terdapat Honda Gold Wing, yang dibanderol Rp 1,05 miliar. Mesinnya berkapasitas 1.833 cc enam silinder dan mampu menghasilkan 92,9 kw di 5,500 rpm dengan torsi maksimal 170 Nm pada 4.500 rpm.
Adapun di booth Kawasaki terdapat dua motor super sport paling mahal yaitu Kawasaki Ninja H2 dan Kawasaki Ninja ZX 10R. Ninja H2 ini dibanderol Rp 661 juta, Mesinnya berkapasitas 998 cc mampu menghasilkan 210 hp pada 11.000 rpm dan torsi 140,4 Nm pada 10.000 rpm.
Sedangkan Kawasaki Ninja ZX 10R seharga Rp 460 juta. Sepeda motor ini mengusung mesin berkapasitas 998 cc, yang menghasilkan 210 hp pada 13.000 rpm. Adapun torsinya mencapai 113,5 Nm pada 11.500 rpm.
Lanjut ke booth Yamaha, terdapat Yamaha R1, R6, dan Niken. Namun, ketiga motor tersebut hanya sebagai display dan belum merilis harga. Yamaha R1 dengan kapasitas mesin 998 cc. Sedangkan yamaha R6 berkapasitas 599 cc.
Untuk Yamaha Niken mengusung mesin 847 cc yang menhasilkan tenaga 84,6 kW pada 10.000 rpm dan torsi maksimal 87,5 Nm pada 8.500 rpm.
Main ke booth KTM, terdapat RC 390 yang dibanderol Rp 110,5 juta. Motor ini menggunakan mesin 373 cc, tenaganya mencapai 43 hp pada 9.000 rpm, adapun torsi maksimal 37 Nm pada 7.000 rpm.
Motor-motor tersebut akan mewarnai pameran IMOS 2018 yang akan berlangsung hingga Minggu, 4 November 2018. (Ady)
November 03, 2018

Motor Listrik Tampilan Sporty


Ocean News, Jakarta Ajang pameran Indonesia Motorcycle Show ( IMOS) 2018 jadi ajang untuk memperkenalkan produk baru bagi para produsen roda dua. Selain itu dengan tema Indonesia Future Technology, pameran dua tahunan ini juga mengedepankan teknologi dari produk roda dua yang dapat dipilih oleh pengunjung. Salah satu produk menarik justru hadir di tengah produk-produk aksesori. Di tengah booth pameran TDR dan HPZ, mereka memajang motor listrik dengan model sport cafe racer bermerek Super Soco. “Kami hadirkan model TS dan TC. Ini kami hadirkan untuk melihat respon pasar terkait motor listrik tapi sudah bisa dipesan,” ucap salah satu tenaga penjual di booth pameran, Kamis (1/11/2018). Model TS memiliki dimensi panjang 1.889 mm, lebar 702 mm, dan tinggi 1.056 mm. Motor listrik ini mampu menempuh jarak 60 kilometer dalam sekali pengisian daya dengan baterai 60 volt berkapasitas 26 Ah.

Untuk model TC, motor ini memiliki dimensi panjang 1.926 mm, tinggi 710 mm dan lebar 1.100 mm. Kapasitas baterainya lebih besar yakni 30 Ah dan mampu menempuh jarak 80 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kedua model ini sudah menggunakan lampu utama LED untuk penerangan dengan tambahan DRL dibagian depan. Meter clusternya sudah digital dengan aneka informasi bisa didapat oleh pengendara. Motor ini juga memiliki aplikasi yang terhubung dengan telepon seluler pengendara. Rider dapat mengentahui kondisi baterai motor, jarak tempuh dan lainnya melalui genggaman. TS dibanderol harga Rp 41,5 juta sedangkan TC dibanderol Rp 36,5 juta on the road DKI Jakarta. (Ady)
Sumber: Kompas.Com
November 03, 2018

Seorang Penyelam Meninggal Dunia Saat Proses Pencarian Jatuhnya Lion Air

Penyelam Syachrul Anto
Ocean NewsJakarta - Seorang penyelam meninggal dunia saat proses pencarian Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat. Penyelam yang tewas diketahui bernama Syachrul Anto.

Syachrul diketahui meninggal dunia pada Jumat (2/11). Dia sempat dibawa ke RSUD Koja setibanya di Dermaga JICT Tanjung Priok. Saat dibawa ke RS Koja, kondisi Syachrul sudah tidak sadarkan diri.

"Dibawa sekitar pukul 21.30 WIB ke Dermaga JICT pakai kapal Pertamina Victory, karena fasilitas victory kan lengkap. Kemarin daripada makan waktu kita pakai Victory ke JICT. habis itu langsung dibawa ke RSUD Koja, tapi dinyatakan meninggalnya pukul berapa tepatnya kita nggak ada data. Terus sekarang dibawa ke rumah duka di Surabaya," ujar Leader Indonesia Rescue Diver Team, Bayu Wardoyo, di Dermaga JICT, Sabtu (3/11/2018).
Saat ini jenazah Syachrul sudah dibawa pihak keluarga ke Surabaya. Syachrul diketahui penyelam sipil yang berada di bawah Basarnas saat proses pencarian Lion Air PK-LQP.
Foto: Syachrul Anto (kanan) semasa hidup.
"Kita bukan orang yang mengajukan diri, kita di bawah koordinasi ke basarnas, jadi yang ngurus semuanya ini Basarnas mulai dari dibawa ke RS Koja sampai ke kampung halamannya, dimakamin juga pakai cara basarnas," ucap Bayu.
 Penyelam bernama Syachrul Anto gugur saat proses evakuasi Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Dia sempat sadar dari pingsan, tapi kemudian mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi berbicara tentang gugurnya Syachrul dalam jumpa pers di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018). Dia mengaku sangat berdukacita.

"Saya sebagai Kepala Basarnas turut berduka juga yang sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan dari tim relawan kita demi tugas bangsa dan negara. Saya terus terang memberi apresiasi yang tinggi kepada personel Indonesia Diver tersebut. 
Syaugi menceritakan Syachrul adalah sosok penyelam yang kerap terlibat bersama Basarnas dalam operasi SAR. Syaugi mengaku cukup baik mengenal Syachrul.
Syachrul Anto dimakamkan di Surabaya
"Almarhum adalah personel yang kualitasnya tinggi, militan, senior. Jam selam cukup tinggi," ujarnya.
Syaugi menceritakan Syachrul kemarin menyelam ke dasar laut bersama rekannya untuk mencari keberadaan korban dan puing-puing Lion Air PK-LQP. Namun, saat menyelam, Syachrul pingsan.

"Kalau Tuhan menghendaki lain, tidak ada satu pun kita yang mampu mencegahnya. Mereka kemarin sore dengan dua penyelam, dengan bodinya turun ke dasar untuk melihat barang-barang ataupun korban yang masih ada. Setelah itu, satu pihak sedang mencari sesuatu, tiba-tiba menengok yang satunya (Syachrul) tidak ada. Cari-cari tidak ada, naik ke atas. Ternyata sudah di atas, agak jauh dan ditemukan oleh tim SAR. Pingsan," ujarnya."Kita punya dokter, kita tangani dengan dokter. Setelah ia sadar, kita masukkan di chamber untuk dekompresi. Kita punya peralatan itu semua. Setelah itu ternyata Tuhan menghendaki lain. Kita segera bawa tadi malam itu secepat-cepatnya ke Jakarta kemudian ke RS Koja," sambung Syaugi.

Syaugi mengatakan jenazah Syachrul sudah diserahkan kepada keluarga di Surabaya. Syachrul hari ini dimakamkan. Isak tangis keluarga dan rekan-rekan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir.

"Saya sebagai Kabasarnas dan tim terpadu ini menyampaikan berdukacita yang dalam atas gugurnya pahlawan kemanusiaan tersebut. Saya sangat mengapresiasi relawan-relawan ini. Tanpa diminta, mereka semangat melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan," ucapnya.